Fri11212014

Last update03:31:47 PM GMT

Forgot Password? Forgot Username? Register
Back Artikel Investasi Mortage Approval

Mortage Approval

User Rating: / 2
PoorBest 

mortage-aprovalMortgage sendiri dapat diartikan sebagai sebuah instrumen keuangan yang dikeluarkan oleh institusi tertentu (seperti bank). Nah instrumen keuangan ini berfungsi bagi penjual dan pembeli properti (rumah). Untuk lebih jelasnya perhatikan contoh berikut:

Misalkan Tuan D adalah seorang developer dan penjual properti. Tuan P adalah seorang pembeli yang ingin membeli salah satu rumah yang dibangun oleh Tuan D. Masalahnya, harga 1 rumah yang dibangun oleh Tuan D itu 4 milyar rupiah sedangkan Tuan P hanya punya uang sebesar 100 juta....(kasian Tuan P).. Yap, betul. Cara yang paling sederhana adalah Tuan P membeli rumah dengan cara mencicil langsung ke Tuan D. Namun, karena Tuan D benar-benar adalah seorang developer sejati, dia menginginkan uang cash sebesar 4 milyar agar dapat membangun properti lagi di daerah lainnya. Di pihak lain, ada Bank C yang ternyata memiliki dana 4 milyar dan melihat peluang ini. Bank C berpikir seandainya dia yang membayar rumah itu sekarang 4 milyar dan setiap bulan Tuan P mencicil di Bank C selama 3 tahun. Total cicilannya di akhir tahun ketiga sebesar 5 milyar.

Ini berarti pihak Bank C untung sebesar 1 milyar (5 milyar – 4 milyar). Dalam kasus ini ketiga pihak semuanya mendapatkan keuntungan. Tuan D bisa mendapatkan uang 4 milyar untuk membangun properti baru lagi. Tuan P dapat membeli rumah Tuan D dengan cicilan. Bank C mendapat keuntungan dari cicilan Tuan P. Nah, dalam hal inilah pihak Bank mengeluarkan mortgage approval agar pendanaan bisa dilakukan. Dalam hal, kelak Tuan P tidak mampu melunasi cicilannya ke Bank C, maka otomatis properti yang disepakati di awal menjadi milik Bank C. Namun, yang perlu Anda ketahui juga tidak semudah itu mengajukan mortgage ke pihak institusi pendanaan (bank), makanya ada istilah mortgage approval karena ternyata ada juga mortgage yang ditolak (tidak diapporve).

Singkat kata laporan Mortgage Approval dalam suatu perekonomian, menunjukkan berapa pinjaman/kredit yang disetujui pada periode tersebut.

Jenis-jenis Mortgage:
Pada dasarnya mortgage hanya 2 jenis:

1. Fixed rate mortgage (FRM)
Sesuai dengan namanya (fixed berarti tetap) berarti tingkat suku bunga tetap selama periode waktu yang telah ditentukan. Contoh: Anda mencicil rumah selama 3 tahun dengan besar cicilan dari bulan ke-1 sampai bulan ke-36 sebesar 5 juta.

2. Adjustable rate mortgage (ARM)
Untuk mortgage jenis ini, tingkat suku bunga biasanya tetap untuk periode tertentu, dan setelah itu tingkat suku bunganya akan menyesuaikan turun/naik sesuai dengan beberapa keadaan pasar financial.

Walaupun pada dasarnya mortgage hanya memiliki 2 jenis tipe, untuk saat ini terdapat sangat banyak tipe-tipe mortgage yang digunakan di seluruh dunia. Saya tidak akan membahasnya pada artikel ini, tetapi beberapa faktor yang mampu membentuk jenis mortgage yang baru adalah:

1. Tingkat suku bunga: tingkat suku bunga dapat tetap dari awal hingga akhir, namun bisa juga berubah pada periode tertentu yang tentu saja sudah disepakati dari awal. Perubahannya pun dapat lebih tinggi atau lebih rendah.

2. Periode: pada umumnya mortgage memiliki maksimum jangka waktu pembayaran. Apabila periode tersebut dilanggar, sangsinya pun dapat beragam.

3. Jumlah dan frekuensi pembayaran: jumlah yang dibayarkan per periode pun dan frekuensi pembayarannya dapat membuat mortgage yang satu berbeda dengan mortgage yang lain

4. Pembayaran di awal: Ada beberapa mortgage yang memberikan batasan jumlah yang bisa dibayarkan di awal periode. Tentu saja sangat menguntungkan bagi Tuan P pada kasus di atas.

Belajarinvestasi says:
Mortgage ini bisa dikatakan sebagai makelar antara penjual dan pembeli. Makelar yang tentu saja sangat membantu kedua belah pihak. Penjual yang menginginkan dana full dapat dipenuhi. Begitu juga pembeli yang tidak sanggup membayar secara sekaligus. Dari sinilah dapat tercipta perekonomian baru, dimana semakin banyak pihak yang saling berkaitan dan diuntungkan.

Pada awal 2008 dimana sedang berlangsung krisis akibat subprime di US, berita ekonomi dapat digunakan untuk mengukur kesehatan dari kredit perumahan, meningkatnya angka Mortgage Approval bisa disimpulkan bahwa kepercayaan pada sektor perumahaan menguat baik dari sisi masyarakat sebagai pembeli maupun perbankan sebagai pemberi pinjaman.

Add comment

Fasilitas ini disediakan untuk komunikasi dengan bahasa yang sopan. Tidak diizinkan melakukan aktifitas iklan, promosi, penghinaan, pencemaran nama baik, hal berkaitan sara. Pelanggaran akan dikenai sanksi tegas.


Security code
Refresh

Videos

sekolah-saham Investasi Emas Naik Daun Part 1: MB Trading MetaTrader 4 vs. Generic Forex Broker MT4 The 4 Best Offline Business Ideas For 2011 GOLD IS THE BEST INVESTMENT FOR 2011