Sunday
Sep 05th
Text size
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Belajar Investasi .com

Yahoo Messenger ID : belajar_Investasi
Status : status
Telp. (021) 33 438 907 / (021) 92 668 651
Email: info@belajarinvestasi.com

This email address is being protected from spam bots, you need Javascript enabled to view it

Home Forex Dasar Forex Two Ways Opportunity

Two Ways Opportunity

User Rating: / 0
PoorBest 
Untuk konsep keuntungan jika harga naik mungkin tidak perlu dijelaskan karena merupakan konsep yang wajar, kita membeli sesuatu saat harganya murah (Open Buy) dan berharap harganya naik lalu menjualnya (Sell Liquid), keuntungan di dapat dari selisih harga jual dengan harga beli.

Nah bagaimana kalau harga turun? Bagaimana mendapatkan keuntungannya ???

Latar belakang Forex Market adalah Market yang sangat besar, yaitu market internasional sedunia
dan transaksi terjadi dengan cepat.

Konsep untuk mendapatkan keuntungan saat harga turun adalah :

JUAL TERLEBIH DAHULU SAAT HARGA MAHAL
KEMUDIAN
BELI KEMBALI SAAT HARGA TURUN.

Bagaimana saya bisa menjual kalau saya belum membeli?

Bisa, karena ada orang yang mau meminjamkannya pada Anda!

Contoh sederhananya adalah sistem Konsinyasi dalam dunia Perdagangan, dimana kita dipinjamkan barang oleh Supplier untuk dijual padahal kita tidak langsung membayar saat barang kita terima. Sesudah barang terjual ke pelanggan kita (tentunya harganya lebih mahal dari harga beli ke supplier), barulah kita membayar kembali pada Supplier kita dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga jual ke konsumen kita.

Nah demikian pula pada Forex Trading, saat anda membuka Posisi Jual, maka Anda meminjam posisi Orang lain untuk dijual dan anda harus mengembalikannya dengan membeli dari market lagi, tentunya dengan harapan saat kita membeli untuk mengembalikan pinjaman, harganya lebih murah (turun) daripada saat kita menjual / meminjam (Sell) .

Proses ini dilakukan oleh sistem melalui bursa, jadi kita tidak mengetahui dari siapa kita meminjam / membuka posisi sell dan dari siapa kita membeli / menutup posisi Sell tersebut ditambah dengan Market Forex yang mendunia maka selalu saja ada mereka yang menjual atau membeli saat itu.

Nah inilah konsep Open Sell, membuka posisi Sell (jual) dan mengharapkan harga turun supaya dapat kita tutup (Buy Liquid) dengan harga yang lebih rendah. Keuntungan didapat dari selisih harga jual dengan harga beli. Tapi kalau sampai harga naik melampaui harga beli (Open Buy), maka Anda mengalami kerugian
 

Add comment


Security code
Refresh

Currency Trading
CURRENCY BID ASK
EURUSD ... ...
GBPUSD ... ...
USDJPY ... ...
USDCHF ... ...
AUDUSD ... ...

Yahoo

newsflash

Akankah Amerika Mengalami Stagflasi?
Dengan melambungnya harga minyak hingga mencapai ke rekor tertinggi di $111 per barrel-nya dan komplikasi krisis subprime mortgage yang tak kunjung usai, banyak analis berkomentar bahwa Amerika Serikat dapat kembali mengulang sejarah stagflasi pada era tahun 70an. Apakah Stagflasi itu? Akankah Amerika kembali mengulang sejarah kelam ekonomi mereka?
Read more...

Tokoh

 

Jerome Kerviel: Trader Societe Generale

Seorang pemuda berusia 31 tahun telah mencetak sejarah baru, Jerome Kerviel, seorang trader Perancis, telah menghanguskan uang € 4,9 milyar (atau sebesar Rp. 67 trilliun) ketika ia bekerja di Societe Generale (Bank kedua terbesar di Perancis). Meskipun menimbulkan kontroversi namun Ia dipuji oleh beberapa kalangan karena dianggap berhasil mengubah arah bursa Eropa dan Amerika.

 

Glenn Robert Stevens: Gubernur Bank Sentral Australia

Glenn Robert Stevens adalah seorang ahli ekonomi Autralia dan juga Gubernur Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia / RBA). Stevens lahir di Sydney pada tahun 1958. Ia mendapat gelar sarjana ekonomi pada University of Sydney dengan predikat terbaik pada tahun 1979. Setelah itu ia mengambil tingkat master di University of Western Ontario.

 

Ben Bernanke: Penerus Pucuk Dunia

Ben Bernanke. Tidak ada seorang pun yang mengenalnya ketika era Allan Greenspan berlangsung. Namanya baru mencuat ketika masa jabatan Greenspan hampir berakhir. Tiba-tiba saja dia dikenal publik sebagai suksesor seorang legenda The Fed yang telah satu dekade memegang tampuk institusi keuangan milik pemerintah yang paling krusial diseluruh dunia. Kini dia menjabat sebagai Gubernur Bank Sentral Amerika alias The Fed. Siapakah Ben Bernanke itu?